Fenomena Matahari Kembar

Kali ini kita akan memahami Fenomena Matahari Kembar (Sundogs Phenomenon atau Parhelic Circle Phenomenon). Fenomena ini terlihat matahari seperti memiliki anak lebih dari satu.

Fenomena matahari kembar memang langka. Fenomena ini sebenarnya adalah fenomena atmosferik yang telah dikenal dengan baik di dunia sains. Nama fenomena itu adalah Sundogs yang terlihat bersamaan dengan Parhelic Circle.

Bagi orang Indonesia menyebutnya dengan fenomena matahari kembar.

Berikut ini Video Matahari Kembar (Sundogs) di Cina




Fenomena Sundogs
Fenomena Sundogs sering juga disebut dengan Parhelion adalah dimana cahaya matahari terpantul ke lapisan es di awan yang membuatnya seperti menyebar dan menyerupai matahari. Kejadian ini sering terjadi di daerah-daerah yang bermusim dingin. Kumpulan cahaya ini bisa terlihat seperti bola yang membuat kita berpikir kalau cahaya ini adalah matahari tambahan.
matahari

Dinamakan Sundogs karena “matahari tambahan” itu terlihat seperti seekor anjing yang duduk manis di sebelah tuannya, sang matahari.

Penyebab Fenomena Sundogs

Sundogs terjadi ketika cahaya matahari bersinar menembus kumpulan lempeng es kristal hexagonal yang tersusun secara horizontal di langit yang mengakibatkan cahaya itu dibelokkan dengan sudut minimum 22 derajat.


Proses ini bisa disamakan dengan proses terciptanya pelangi yang terbentuk karena cahaya matahari yang menyinari tetesan air di angkasa.

Fenomena ini bisa muncul dimana saja dan kapan saja. Namun, ia akan lebih mudah terlihat ketika matahari berada pada posisi yang lebih rendah di Horizon (saat terbit atau terbenam).

Pada matahari terbit, matahari akan naik semakin tinggi, Sundogs pun akan bergeser dari sudut 22 derajat. Ketika matahari menjadi lebih tinggi lagi, Sundogs pun lenyap.

Umumnya Sundogs berwarna merah ketika ia berada pada jarak terdekat dari matahari. Ketika ia semakin menjauh dari matahari, warnanya akan berubah mengarah ke biru.

 
Fenomena Parhelic Circle


Parhelic Circle adalah garis lengkung berwarna putih yang menembus matahari. Kita bisa melihatnya dengan jelas di rekaman di atas. Walaupun seringkali hanya terlihat sepotong, kadang, garis lengkung ini bisa membentuk sebuah lingkaran sempurna di langit.



Sama seperti Sundogs, Parhelic Circle juga terbentuk karena cahaya matahari yang dibelokkan oleh es kristal hexagonal. Namun, jika untuk mendapatkan Sun Dog kita harus memiliki es kristal hexagonal yang horizontal, maka untuk mendapatkan Parhelic Circle, es kristal hexagonal tersebut harus berada pada posisi vertikal atau hampir vertikal


Fenomena Sundogs bisa terlihat tanpa Parhelic Circle tampak gambar di atas yang terjadi di kota Harbin, tetapi juga bisa terlihat bersama Parhelic Circle seperti yang terekam dalam video di atas.

2 komentar:

enda fiVers mengatakan...

mantap gan :)


hhehehe...

Marcus Gregory mengatakan...

Good Post I like so much.....!!!!!
http://njintel.blogspot.com/

Posting Komentar

Search

Archives

Statistik

My Ping in TotalPing.com